mengatur bandwidth dengan queue tree sederhana
mengatur bandwidth atau bandwidth management merupakan hal yang wajib untuk sebuah network dengan koneksi internet yang terbatas . bandwidth management berfungsi membagi atau membatasi user dengan speed internet tertentu.
saya anggap mikrotik router sudah berfungsi sebagai router dan sudah bisa untuk akses internet, untuk tutorial dasar mikrotik bisa klik disini
berikut cara mengatur bandwidth dengan queue tree yang sederhana ( contoh ip 192.168.1.2 , contoh interface ether4-lan)
- Membuat mangle untuk paket download dan paket upload
* Membuat mangle untuk download ( tambahkan mangle dengan klik + , pilih chain=forward , isikan ip 192.168.1.2 pada kolom dst-address, masuk tab action , pilih mark packet, pada new packetmark isikan client1-down )* membuat mable untuk upload ( tambahkan mangle dengan klik +, pilih chain=forward, src-address=192.168.1.2, masuk tan action , pilih markpacket, pada new packet mark isikan client1-up )
- Membuat queue tree untuk download dan upload ( masuk menu queue – masuk tab tree ),
* Membuat Queue Tree Download ( klik tombol + untuk menambah , isikan nama queue misal client1-down, isikan parent dengan interface atau ethernet Lan, pada packet mark isikan packet mark sesuai dengan mangle download, isikan max limit sesuai dengan keinginan maximal bandwidth yang diinginkan.* Membuat Queue Tree Upload ( klik tombol + untuk menambah , isikan nama queue misal client1-up, isikan parent dengan interface atau ethernet yang di gunakan untuk publik / wan / isp, pada packet mark isikan packet mark sesuai dengan mangle upload, isikan max limit sesuai dengan keinginan maximal bandwidth yang diinginkan.
Nah sangat mudah untuk membuat queue tree sederhana untuk bw management download dan upload di mirktik router, untuk bw management yang lebih maksimal akan di bahasa pada postingan selanjutnya. selamat mencoba mengatur bandwidth dengan queue tree sederhana, semoga bermanfaat dan dapat membantu problem anda.